oleh

Indah Ingatkan Tiga Simbol Perekat Sinergi Membangun Tana Luwu

Luwu Utara, INPUTSULSEL.COM —┬áHari Jadi Luwu ke-753 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-75 yang tahun ini dipusatkan di Luwu Utara, Sabtu (23/1/2021), menjadi momentum strategis bagi Wija To Luwu untuk membangun “Sinergi Tana Luwu Aman dan Sehat.”

Selaku tuan rumah, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dalam sambutannya mengajak empat komponen pemerintah daerah di Luwu Raya menunjung tinggi sinergitas ini.

“Melalui momentum ini, saya ingin mempertegas komitmen empat komponen pemerintahan di Tana Luwu, yakni Pemerintahan Kabupaten Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur, selalu menjunjung sinergitas dalam melayani masyarakat. Mari bersinergi tanpa batas dalam menciptakan rasa aman, dari berbagai hal dan bersinergi sehat. Sinergi ini juga dibutuhkan untuk memutus mata rantai virus covid-19,” tutur Indah di hadapan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang hadir mewakili gubernur.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Indah juga mengingatkan tiga simbol yang menjadi pegangan di setiap daerah yang ada di Luwu Raya.

“Simbol payung, badik, dan pohon sagu. Simbol payung bermakna, pemerintahan harus senantiasa memayungi masyarakat. Melindungi masyarakat, tidak hanya dari hujan tapi juga panas. Tidak kalah pentingnya, melindungi masyarakat dari kelaparan. Simbol badik memiliki makna bahwa setiap orang Luwu adalah kesatria yang menjunjung harkat, martabat, dan harga diri. Sedangkan pohon sagu melambangkan, ketersediaan pangan yang melimpah,” terang Mantan Dosen Universitas Indonesia ini.

Di hadapan para undangan yang hadir di Aula La Galigo tempat giat berlangsung, Indah juga mengajak seluruh Wija To Luwu untuk mengambik pelajaran dari para pejuang.

“Saya mengajak kepada kita semua, baik yang ada di sini, maupun yang terhubung melalui Video Conference, dan seluruh Wija To Luwu dimana saja berada, untuk mengambil pelajaran dan mencontoh semangat para pejuang yang berjuang mempertahankan Tana Luwu. Mari bersama, saling mendukung, dan saling menguatkan untuk menjaga Tana Luwu,” ajak Bupati Perempuan Pertama di Sulsel ini. (Rn)

Komentar