oleh

IDP Kunjungi TGC Dinkes yang Berjuang Hadapi Covid-19

LUWU UTARA, INPUTSULSEL.com– Tim Gerak Cepat (TGC) Kabupaten Luwu Utara yang menjadi garda terdepan penanganan covid-19, kini tak lagi pulang ke rumah untuk menjaga jarak aman dengan keluarga.

Bagaimana tidak, aktivitas TGC yang tanpa henti bertemu dengan OTG, ODP, PDP, maupun yang positif terpapar virus, sangat rentan untuk tertular dan menularkan, utamanya dengan keluarga.

Senin (4/5) kemarin, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyambangi tim yang kini memanfaatkan Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) sebagai tempat bekerja, juga tempat tinggal sementara.

Labkesda yang diresmikan Bupati Indah pada Kamis (6/2) lalu, tersebut memang cukup representatif dengan fasilitas ruang Laboratorium Klinis, Kimia Kesehatan, Mikrobiologi, dan Patologi yang berada di lantai 1, sementara untuk ruang perkantoran dan aula berada di lantai 2 yang menjadi rumah sementara bagi TGC.

Disambut Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Luwu Utara, Komang Krisna, dan tim, IDP melihat langsung semua ruangan dan merespon kebutuhan TGC, tak lupa memberikan dukungan moril.

“Saat seperti ini, dukungan tidak hanya kita tujukan pada pasien dan keluarga yang terpapar, tapi untuk seluruh tenaga kesehatan, dan semua elemen pemerintahan yang saling bahu-membahu mengambil bagian untuk percepatan penanganan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kalau kita ini masih bisa sahur dan berbuka puasa bersama keluarga, TGC harus menahan rindu pada kehangatan keluarga dengan tidak pulang dulu ke rumah, untuk memastikan mereka tidak tertular,” tutur bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Pada beberapa kesempatan, bupati yang karib disapa IDP ini memang terus menerus mengimbau kepada masyarakat untuk memberi dukungan dan membangun solidaritas sosial di tengah pandemi covid-19.

“Virus ini tidak berpindah sendiri, tapi manusia yang memindahkan/menularkan. Tugas kita adalah selain menaati imbauan pemerintah untuk tetap di rumah saja, kita diharapkan jujur dalam memberikan informasi, utamanya jika kita baru tiba dari daerah terpapar maupun transmisi lokal. Sekali lagi, mari berkontribusi untuk memutus mata rantai penularan covid-19 minimal dengan memberikan informasi yang benar. Tidak ada gunanya sikap saling menyalahkan, apalagi membuat pernyataan dan melakukan perilaku yang provokatif, menimbulkan keresahan dan kepanikan di ruang publik. Saatnya kita bergandengan tangan, bahu-membahu, bergotong royong bersama sebagai satu kesatuan bangsa dalam menghadapi pandemi Covid-19,” harap bupati penerima penghargaan pelayanan publik terbaik ini, sembari berpamitan dengan tim diikuti dengan tepuk tangan semangat lawan covid-19.

Dari Labkesda, didampingi Kalaksa BPBD yang juga Ketua Harian Gugus Tugas, Muslim Muchtar, IDP juga mengunjungi para relawan di Markas PMI. (AG)

Komentar