oleh

Hanya Tiga di Sulsel, Lutra Kini Miliki Klinik Kemasan

LUWU UTARA, INPUTSULSEL.COM – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani terus berupaya melakukan berbagai inovasi untuk mendorong kebangkitan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Terbaru, melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DP2KUKM), Bupati yang karib disapa IDP ini memfasilitasi UMKM untuk bisa memiliki desain kemasan yang lebih baik.

Menariknya, DP2KUKM siap melayani pelaku UMKM dalam pembuatan label kemasan secara gratis.

“Alhamdulillah menjelang akhir 2022, akhirnya Klinik Kemasan ini diresmikan setelah sekian lama kita anggarkan, karena ternyata prosedurnya memang yang tidak mudah,” ucap IDP saat meresmikan Klinik Kemasan di Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba, Jumat (30/12).

Isteri dari Anggota DPR RI, Muhammad Fauzi ini mengatakan, klinik kemasan adalah platform digital desain kemasan yang diharapkan mampu mendorong industri lokal unggul dikancah global.

“Tujuan klinik kemasan ini akan menjadi pendorong bagi peningkatan mutu dan fungsi kemasan, sehingga produk industri lokal dapat unggul dikancah global,” tuturnya.

Sementara, Kepala Bidang Industri DP2KUKM Luwu Utara, Jafar Kadoeng menyampaikan klinik kemasan tersebut baru ada tiga di Sulawesi Selatan.

“Klinik kemasan ini baru tiga di Sulsel, pertama rumah cetak kemasan milik provinsi dan sudah dalam bentuk UPT, kemudian selanjutnya di Wajo dan Luwu Utara,” kata Jafar.

Adapun standar operasional prosedur Klinik Kemasan Luwu Utara, Jafar menyebut ada empat tahapan. Pertama UMKM wajib membawa produk yang akan didesain. Kedua, proses konsultasi. Ketiga, proses desain kemasan dan proses akhir mencetak desain kemasan.

“Untuk proses desain kita beri satu kali revisi, sementara untuk cetakan desain produk pelaku usaha kita batasi, agar semua UMKM yang ada di Luwu Utara kebagian,” tandasnya.

Tidak hanya desain, Jafar menyebut, bupati juga mendorong agar pelaku UMKM mendapat sertifikasi dan logo halal tujuannya, produk UMKM bisa menembus pasar internasional. (*)

Komentar