Gedung PONED Hadir di Puskesmas Lara, Ini Harapan IDP

Berita Utama71 Dilihat

Luwu Utara, INPUTSULSEL.COM — Bupati Kabupaen Luwu Utara, Indah Putri Indriani, meresmikan gedung Pelayanan Obstetri Neotanal Emergensi Dasar (PONED) Puskesmas Lara 1 Kecamatan Baebunta Selatan, Senin (6/2/2023).

Diketahui, PONED merupakan salah satu infrastruktur yang dibangun dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dan mengurangi angka kematian ibu dan anak (KIA).

Indah Putri mengungkapkan sebuah fakta menarik bahwa penyebab kematian ibu dan anak, salah satunya disebabkan pernikahan anak usia dini karena married by accident.

“Dari sekitar 74 kasus pernikahan dini yang datang melapor di 2022, ada 23 kasus yang berhasil kita cegah untuk tidak melakukan pernikahan dini, “ ungkap Indah.

Ia berharap pemerintah desa memberikan edukasi holistik atau membentuk dasa wisma guna membantu tugas-tugas pemerintah, termasuk membantu persoalan kematian ibu dan anak.

“Kalau dasa wisma-nya terbentuk, itu sudah luar biasa, dan sangat membantu dalam mengurangi angka kematian ibu dan anak. Otomatis kita juga bisa mengurangi dan mengantisipasi munculnya kasus stunting,“ jelas istri Anggota DPR RI, Muhammad Fauzi, ini.

Lebih jauh ia mengatakan, upaya dalam mengurangi stunting bisa diintervensi pemerintah desa, melalui dasa wisma, bukan cuma stunting, tetapi juga kasus gizi buruk akan berkurang.

“Ketika dasa wismanya bergerak, saya yakin target kita di 2024, minimal 14%, atau bisa jadi di bawah 14% itu bisa kita capai, “ terang Bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan ini.

“Kita juga berharap ketika statusnya kita intervensi, maka dia tidak akan menjadi kasus gizi buruk lagi,“ kunci Bupati beralias IDP ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Luwu Utara, Marhani Katma, mengatakan, gedung PONED telah memberikan fasilitas rawat inap dan pelayanan USG dan Ekage serta laboratorium.

“Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat bisa cepat tertangani dan terlayani, sehingga kualitas pelayanan kesehatan dapat menurunkan angka kematian ibu dan anak, “ ucap Marhani. (*)

Komentar