Jadi Tersangka, Kades Takkalala Akui Telah Mengembalikan Uang Rp.169 juta

Jumat , 20 September 2019 19:07

MASAMBA, INPUTSULSEL.com — Kepala desa Takkalala Kecamatan Malangke, Nasrianti yang telah dinyatakan tersangka oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Luwu Utara mengaku telah mengembalikan dana desa yang dianggap temuan.

Sehingga Kepala Desa (Kades) perempuan ini mempertanyakan status tersangka yang dinyatakan oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Luwu Utara.

“Kenapa bisa saya ditersangkakan, padahal saya sudah kembalikan dana itu,” kata Nasrianti saat melakukan jumpa pers, di Warkop Teras Adira Masamba.

Pengakuan Nasrianti, Dana Desa (DD) Takkalala yang dianggap temuan oleh Tipikor sebesar Rp.198 juta adalah anggaran tahun 2017 lalu. Sementara, sebelumnya temuan Inspektorat sebesar Rp.118 juta.

“Saya sudah mengembalikan uang sebesar Rp.169 juta. Yang dikembalikan ke rekening desa. Pengembalian pertama sebesar Rp.60 juta,” jelasnya.

Sehingga dengan demikian, Nasrianti mempertanyakan hasil audit itu. Hasil audit mana yang digunakan, apakah dari inspektorat atau kepolisian.

“Saya ditersangkakan pada saat saya sudah melakukan pengembalian hasil audit inpspektorat,” paparnya.

Lebih lanjut Nasrianti menjelaskan, ada yang salah atas penetapannya sebagai tersangka. Sebab aturannya jika sudah ada audit Inspektorat dan telah dikembalikan maka tidak bisa lagi jadi tersangka.

“Inspektorat itu kan pembinaan. Jadi pusing ka juga. Inspektorat bilang tidak ada surat temuan yang disampaikan ke kepolisian. Tapi polisi bilang dasarnya jadi tersangka atas rekomendasi dari inspektorat,” ucap Nasrianti didampingi suaminya.

Untuk saat ini Nasrianti yang masih tetap aktif sebagai kepala desa Takkalala, terus dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan oleh Tipikor Satreskrim Polres Luwu Utara.

“Saya sudah menggunakan pengacara, kalau saya dipanggil nanti oleh Tipikor, nanti saya didampingi pengacara,” tegasnya. (rz)
.
.

Komentar