Jadi Daerah Mandiri Benih, Desa Hasanah Luwu Utara Panen Padi Perdana

Sabtu , 04 Mei 2019 16:24 - Penulis : Ansar Gama | Editor : Rani
Panen Perdan di Desa Hasanah Kec Mappedeceng. FT: IST
Panen Perdan di Desa Hasanah Kec Mappedeceng. FT: IST

INPUTSULSEL.com, LUWU UTARA– Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani kembali berkunjung ke Desa Hasanah Kecamatan Mappedeceng untuk melakukan panen perdana pada lokasi penangkaran benih padi, Sabtu (4/5/2019).

Seperti diketahui, Desa Hasanah merupakan salah satu desa yang telah ditunjuk sebagai wilayah penangkaran benih padi kerjasama antara Pemkab Luwu Utara dan Center of Excellece (CoE) Fakultas Pertanian Unhas, dengan tujuan agar Luwu Utara menjadi daerah mandiri benih.

“Di tahun 2018 kita dapat jatah 40 Ha, dan alhamdulillah melihat hasil yang baik serta keseriusan pemerintah sehingga pada tahun 2019 Luwu Utara kembali dipercaya dengan mendapat penambahan lokasi 50 Ha,” ujar Kadis Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Pertanian (TPHP), Agussalim Lambong.

Untuk 50 Ha tersebut, sebagai penambahan di tahun 2019 20 Ha ditempatkan di Desa Hasanah serta 30 Ha di Desa Tarobok.

Sementara itu Indah Putri Indriani menyampaikan selain menerima program, pemerintah daerah harus memastikan manfaat yang diterima masyarakat.

“Masyarakat telah berusaha dengan baik, sehingga menghasilkan hasil terbaik pada panen kali ini, olehnya itu kita pemerintah juga perlu memberikan jaminan kesejahteraan dari program tersebut,” kata Indah.

“Kita punya perbankan, mari lakukan kerjasama dengan mereka untuk menjamin hasil pertanian masyarakat, kita juga punya Sistem Resi Gudang (SRG) yang bisa kita manfaatkan untuk para petani apabila harga kurang bersahabat,”papar Indah. (*)

Komentar