Wabup Thahar Pantau Uji Coba SITUNG

Rabu , 10 April 2019 15:44
Wabup Thahar saat memantau uji coba SITUNG. FT: IST
Wabup Thahar saat memantau uji coba SITUNG. FT: IST

INPUTSULSEL.com, Luwu Utara– Wakil Bupati Luwu Utara, Muhammad Thahar Rum, Rabu (10/4/2019) Pantau Uji Coba Sistem Informasi Penghitungan (SITUNG) Suara Pemilu tahun 2019 tahap 3 tingkat Kabupaten, di Ruang Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Utara. SITUNG sendiri merupakan metode hitung cepat resmi milik KPU RI, yang akan digunakan pasca pemungutan dan penghitungan suara dilakukan.

Sistem Aplikasi berbasis online itu nantinya akan terhubung langsung dengan server milik KPU RI dan dapat di akses secara umum oleh masyarakat melalui situs resmi yang akan dikeluarkan oleh KPU. Hanya saja, berdasarkan aturan main SITUNG, hasil penghitungan suara di TPS baru akan dimasukkan ke dalam sistem aplikasi setelah Formulir Penghitungan Tingkat TPS terkirim ke KPU kabupaten dengan estimasi waktu sesuai jarak tempuh TPS.

Koordinator SITUNG Kabupaten Luwu Utara, Asjaya mengatakan hasil yang dirilis di aplikasi situng bersifat data sementara sambil menunggu data resmi berdasarkan hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan dan kabupaten.

“Jadi tata cara penghitungan di SITUNG diawali dengan penginputan data dari Formulir C1 di TPS yang dikirim ke operator di KPU kabupaten, kemudian di input menggunakan metode aplikasi SITUNG pindai dan entri untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait hasil perolehan sementara. Total ada 5 tingkatan yang akan dipindai dan dapat diakses melalui info PEMILU KPU RI,” terang Jaya.

Sementara itu Wakil Bupati Luwu Utara, Muhammad Thahar Rum di sela pemantauan mengatakan meski kemungkinan tingkat kecurangan terbilang kecil, namun KPU harus tetap ekstra hati-hati dalam mengeluarkan data untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dengan sistem online yang diterapkan KPU, tingkat kecurangan lebih kecil terlebih penginputan awal dilakukan secara manual dulu baru kemudian dipindai melalui sistem. Hanya saja, karna sifatnya penting dan umum KPU tetap harus teliti dan berhati-hati dalam mengeluarkan data,” pesan Thahar.

Untuk memaksimalkan hasil penghitungan suara, KPU Luwu Utara akan menurunkan 25 tenaga operator yang akan bertugas saat proses penghitungan dilakukan. (*)

Komentar