Dua Nama Pegawai Non PNS Berasal Dari Luar, Bawaslu Luwu Utara Didemo

Jumat , 22 Maret 2019 14:41

MASAMBA, INPUTSULSEL.com — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Luwu Utara telah menetapkan 8 (delapan) nama yang lulus sebagai Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPNS).

Namun hasil pengumuman tersebut dianggap oleh sekelompok pemuda dari Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma-PP) menyalahi persyaratan yang ditetapkan sendiri oleh Bawaslu Luwu Utara.

Yakni berdomisili di wilayah Kabupaten Luwu Utara. Sementara pada pengumuman 8 orang yang lulus terdapat 2 (dua) orang berdomisili di luar Kabupaten Luwu Utara.

Sehingga sejumlah pemuda Satma-PP menyampaikan protesnya di kantor Bawaslu Luwu Utara, Jl. Andi Patiware, Masamba, Jumat (22/3/2019).

“Bawaslu sudah melakukan pelanggaran. Mereka yang mengumumkan persyaratan tapi telah dilanggar,” kata Ikrama, ketua Satma PP Luwu Utara.

“Lagian banyak putra putri terbaik Luwu Utara, tapi yang di luluskan dari luar. Dan itu sudah melanggar sesuai kriteria penerimaan PPNPNS yang diumumkan,” jelas Ikrama.

Dari delapan nama yang telah dinyatakan lulus oleh Bawaslu Luwu Utara melalui pengumuman resmi, terdapat dua nama yang berdomisili di luar wilayah Kabupaten Luwu Utara.

Yakni, Nurul Fitriani Sal, SH, MH dan Aidil Akmal Madia, ST. Keduanya berdomisili di Kota Palopo. (Rz)

Komentar