Bupati Indah Berharap, Luwu Utara Mandiri Benih Padi

Kamis , 31 Januari 2019 16:23

INPUTSULSEL.com, MASAMBA — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani meminta agar kabupaten Luwu Utara dijadikan sebagai daerah mandiri benih padi.

Seperti kakao yang sudah dikenal sebagai salah satu penghasil kakao terbaik.

Hal tersebut disampaikan saat melakukan tanam perdana penangkaran benih padi, kerja sama Pemkab Luwu Utara dan Center of excellece (CoE) Fakultas Pertanian Unhas, di Desa Hasanah Kecamatan Mappedeceng, Kamis (31/1/2019).

“Kita ini dikenal sebagai salah satu kabupaten penyangga pangan dengan luas lahan 44.500 ha petani dan selalu surplus beras 82 ribu ton dengan produksi 5,6 ton per hektar,” ungkap Indah.

Indah menjelaskan, di Luwu Utara salah satu penyumbang inflasi terbesar adalah beras. Disaat daerah lain mengalami peceklik beras, justru di Luwu Utara mengalami panen raya.

Kebutuhan benih padi saat ini 1, 112 juta kg yang tersebar dibeberapa tempat. Sehingga daerah-daerah yang potensial agar melakukan penangkaran didaerahnya sendiri.

“Saya berharap agar desa-desa melalui badan usaha desa (bumdes) mensupport melalui dana desa untuk menambah luas lokasinya,” pintanya.

Dengan hadirnya kerja sama CeO dan Pemkab Luwu Utara dapat mendorong para pahlawan pangan (petani, red) untuk hadir dan mampu menjadi kabupaten mandiri benih baik itu di sektor pangan ataupun perkebunan.

“Produksi dan prodiktifitas ini bicara masa lalu, yang sekarang ini kita harus bicara kualitas produksi,” tutup Indah. (Rz)

Komentar