Bahas Sagu, Bupati Indah Teleconference Dengan Nagoya University Japan

Kamis , 06 Desember 2018 14:14

INPUTSULSEL.com, MASAMBA — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, didampingi Prof Katsuya Osozawa melakukan teleconference dengan pihak kampus Nagoya University Japan membicarakan tentang pengembangan sagu di Indonesia khususnya Luwu Utara, di Ruang Commant Centre Bupati Luwu Utara, Rabu (5/12/2018).

Dari teleconference tersebut berbincang langsung dengan pihak dosen bersama mahasiswa dalam ruang kuliah School Of Agricultural Sciences, Nagoya University Japan. Ingin melihat sejauh mana keseriusan Indonesia dalam mengembangkan budidaya sagu.

Sementara, Bupati Indah Putri Indriani dalam teleconference-nya menyampaikan bahwa Kabupaten Luwu Utara dalam 5 tahun terakhir telah menjadikan sagu sebagai salah satu komoditi andalan. Hal tersebut terlihat dari pengalokasian APBD untuk pengembangan budidaya sagu di Luwu Utara.

“Dukungan kita termasuk kebijakan melalui Perda budidaya dan pengembangan sagu. Untuk saat ini melalui 3 desa di Kecamatan Malangke Barat disiapkan sekitar 100 hektar lahan untuk budidaya sagu,” jelas Indah.

Luas lahan tanaman sagu di Luwu Utara 1790 Ha yang tersebar di lima kecamatan yakni Kecamatan Sabbang, Masamba, Baebunta, Malangke, dan Malangke Barat. Semua desa yang berada di kecamatan inilah yang akan diasistensi untuk dapat memanfaatkan alokasi dana desa dan dana desa serta mendorong partisipasi masyarakat sebab kita menyadari butuh dukungan dari semua pemangku kepentingan.

“Sagu adalah identitas/jati diri masyarakat Luwu Utara. Dan menjadi komitmen kami untuk terus dibudidayakan dan tentu kita berharap sagu Luwu Utara menjadi varietas unggul Nasional. Saya juga berharap ke depan Luwu Utara juga bisa menjadi Kabupaten Sagu Tourism,” tandasnya.

Diketahui, dengan mengandalkan komoditi sagu, Bupati Luwu Utara dalam waktu dekat akan menghadiri Symposium Internasional sebagai salah satu perwakilan Indonesia bersama dengan sejumlah negara lainnya di Japan. (Rz)

Komentar