Kinerja dan Tata Kelola Terbaik, Luwu Utara Terima Anugerah Pandu Negeri 2018

Sabtu , 27 Oktober 2018 07:55 - Penulis : | Editor : Rani
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat menerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2018. FT: MM
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat menerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2018. FT: MM

INPUTSULSEL.com, JAKARTA — Wakil Presiden RI Periode 2009-2014, Prof. Boediono selaku Ketua Dewan Penasehat Indonesia Institute For Public Governance (IIPG) menyerahkan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2018 kategori Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Tata Kelola Baik kepada Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

Penghargaan diterima Indah Putri di Puri Ratna Ballroom, Grand Sahid Jaya Hotel Lt. 2 Jakarta didampingi Kadis Kominfo, Kadis PUPR, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, dan Kadis Pendidikan Luwu Utara, Jumat (26/10) malam.

“Anugerah Pandu Negeri merupakan ajang pemberian penghargaan tahunan untuk Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota terbaik, serta pemimpin inovatif yang telah berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tata kelola yang amanah,” kata Ketua IIPG, Sigit Pramono saat memberikan sambutan dilansir dari Tribunnews.com.

Tidak tanggung-tanggung, Dewan Juri IIPG APN 2018  berasal dari mantan wapres, mantan menteri, mantan komisioner KPK, akademisi, bankir, profesional yang sama sekali tidak berafiliasi dengan partai manapun,  sangat independen, sehingga keputusan yang diambil betul sangat obyektif dan transparan.

“Penilaian dilakukan terhadap 548 Pemerintah Daerah yang terdiri dari 34 Provinsi, 416 kabupaten, dan 98 kota dan kota administrasi, dengan kriteria aspek performance yang meliputi pertumbuhan ekonomi, pengembangan manusia, dan Breakthrough Result (Transformative and Innovative). Kemudian ada aspek governance yang meliputi tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan, serta anti korupsi,” papar Sigit.

Indah Putri Indriani yang menerima penghargaan menuturkan dengan raihan tersebut menjadi stimulan baru bagi Pemerintah Daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan tata kelola yang paripurna.

“Ini tentu juga menjadi inspirasi bagi Pemerintah Daerah di Indonesia khususnya Luwu Utara untuk ‘Berdiri Tegak jadi Pandu Ibu Pertiwi’ sesuai tujuan diberikannya penghargaan. Dan tentu menjadi tantangan ke depan dalam meningkatkan kinerja dan tata kelola yang semakin baik dari waktu ke waktu,” tutur Bupati cantik ini.

Untuk diketahui acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh di sektor publik, pimpinan-pimpinan serta perwakilan Pemerintah Daerah, seperti Gubernur, Bupati dan Wali Kota, serta Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri yang mewakili Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo yang berhalangan hadir. (Rn)

Komentar