Bapenda Terapkan Pajak Rumah Makan di Kantin Pemda Luwu Utara

Kamis , 18 Oktober 2018 14:36

INPUTSULSEL.com, MASAMBA — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Luwu Utara berlakukan pajak rumah makan sebesar 10 persen. Hal tersebut dilakukan sesuai aturan, untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Saat dikonfirmasi ke salah satu kantin pemda membenarkan bahwa memang telah diberlakukan pajak rumah makan.

“Iya, kami diberikan bill sebagai bukti nantinya berapa pajak yang harus dibayar,” ucap pengelola kantin, Kamis (18/10/2018).

Sebelumnya telah dikonfirmasi kepada pihak Bapenda memang telah memberlakukan pajak rumah makan kepada kantin pemda. Sebagai contoh penerapan pajak rumah makan.

“Kantin pemda harus jadi contoh penerapan pajak rumah makan. Agar wajib pajak rumah makan lainnya yang ada di luar bisa mengikuti,” kata Sekretaris Bapenda, Andi Iskandar, beberapa waktu lalu saat ditemui di Ruang kerjanya.

Menurutnya, yang harus dipahami masyarakat bahwa yang ditarik pajaknya itu bukan rumah makannya, akan tetapi konsumen.

“Jadi setiap pembelian konsumen itu bayar pajak sebesar 10 persen yang dikumpul oleh pemilik rumah makan,” terangnya.

Penerapan pajak rumah makan juga untuk menggenjot pajak pendapatan daerah yang terbilang masih sangat kecil di kabupaten Luwu Utara. (rz)

Komentar