Partai Politik di Luwu Utara Minta Bawaslu Segera Tindaki APK Melanggar

Rabu , 17 Oktober 2018 15:57

INPUTSULSEL.com, MASAMBA — Maraknya alat peraga kampanye (APK) calon legislatif (Caleg), sejumlah partai politik meminta kepada Bawaslu Luwu Utara untuk segera menurunkan APK yang melanggar aturan.

Hal tersebut terungkap saat rapat koordinasi bersama partai politik, Forkopinda, KPU dan Bawaslu Luwu Utara serta dihadiri Ketua Bawaslu Provinsi Sulsel, Laode Arumahi di Aula Kantor Bawaslu, Masamba (17/10/2018).

Ketua DPC PDI Perjuangan, Akib Baendon, menegaskan bahwa soal APK ini sebenarnya sudah sangat jelas dari dulu. Jika ada yang melanggar ditindaki.

“Tidak usah lama-lama langsung turunkan saja yang melanggar. Tidak akan ada yang marah itu,” ucap berapi-api.

Senada, dari Partai Demokrat, Syarifuddin, juga menegaskan jika ada baliho atau spanduk caleg yang terpasang dari partai demokrat, maka silahkan dibersihkan karena telah menghimbau kepada semua calegnya.

“Tentunya, harus bersih semua yang melanggar. Jangan hanya kami. Karna kalau hanya kami yang dibesihkan, wah kami pasti marah,” tegasnya.

Begitu pula, dari PAN Luwu Utara, Ogi Pasolang, menganggap bahwa sebenarnya mengapa PAN sangat minim memasang APK karena tidak ingin melanggar.

“Sehingga mulai sekarang, segera di bersihkan, biar adil. Kenapa kami banyak komen di fb karena itu, banyak yang melanggar,” ucapnya.

Dari hasil rapat koordinasi, bersepakat untuk segera menertibkan APK yang sudah terlanjur terpasang di tempat yang dilarang sesuai aturan.

“Diberikan waktu kepada Partai Politik 2 X 24 jam untuk mengeluarkan sendiri APKnya, setelah itu baru Bawaslu dan Pemda menurunkan,” kata Ketua Bawaslu, Muhajirin.

Diketahui, pemasangan APK sesuai aturan dilarang memasang di tempat yang tidak direkomendasikan seperti, fasilitas umum, sarana pendidikan, kesehatan, gedung milik pemerintah, tempat ibadah, bahu jalan sepanjang jalan trans sulawesi kecuali titik yang beririsan dengan lapangan. (rz)

Komentar