Berboncengan Anak Balita, Lima Hari Perjalanan Pengungsi Palu Tiba di Masamba

Minggu , 07 Oktober 2018 18:10

INPUTSULSEL.com, MASAMBA — Pasca bencana gempa tsunami yang melanda Palu, Sigi, Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng), sebagian besar yang tertimpa bencana tersebut mengungsi meninggalkan Kota Palu untuk mengamankan diri.

Seperti halnya keluarga Irwan, meninggalkan Kota Palu bersama kelima anak dan istrinya mengendarai dua unit sepeda motor. Ia bahkan harus menempuh perjalanan selama lima hari untuk tiba di Luwu Utara.

Pantauan inputsulsel.com, motor yang dikemudikan Irwan, berboncengan dengan istri dan kedua anaknya yang masih Balita. Sedang anak pertamanya seorang cewek berbocengan dengan dua orang adiknya yang juga masih anak-anak.

“Sejak hari selasa lalu kami tinggalkan Palu naik motor. Karena ini kasian anak-anak trauma suru mengungsi,” ujar Irwan, saat mampir di Posko Persinggahan Polres Luwu Utara, depan Monumen Masamba Affair, Minggu (7/9/2018).

Pengakuan Irwan, cukup lama menempuh perjalanan dari Palu karena anaknya yang paling besar seorang perempuan, tidak bisa mengendara motor agak laju.

“Ini anak saya cewek tidak bisa kencang-kencang bawa motor. Apalagi dia boncengan juga sama dua adiknya,” ucap Irwan.

“Makanya kami juga singgah-singgah dijalan untuk bermalam. Syukur kami sudah tiba di Masamba dengan selamat, kebetulan ada keluarga disini. Besok baru lanjut lagi ke Makassar,” tambahnya.

Menurutnya Ia bersama keluarga harus meninggalkan Kota Palu karena permintaan anaknya. Mereka masih merasakan trauma usai terjadi gempa.

“Ini anak saya yang paling kecil tidak mau lagi di Palu. Kalau dikatakan mau pulang ke Palu lagi, dia langsung nangis,” kata Irwan. (rz)

Komentar