PMD Luwu Utara Gelar Rapat Kordinasi Lembaga Adat di Baruga Makole Baebunta

Kamis , 30 Agustus 2018 13:15 - Penulis : | Editor : Rizal

INPUTSULSEL.com, BAEBUNTA — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Luwu Utara menggelar kegiatan rapat koordinasi lembaga adat, yang dihadiri sejumlah lembaga adat dari beberapa desa dan kecamatan di Baruga Makole Baebunta, Kamis (30/8/2018).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Drs. Misbah menyampaikan tujuan dari pelaksanaan kegaiatan ini adalah untuk melakukan inventarisasi kelembagaan adat yang ada di Luwu Utara.

“Ada banyak lembaga adat di Luwu Utara. Tetapi harus jelas nama lembaga adatnya, pengurus serta wilayahnya,” jelas Misbah.

“Selanjutnya setelah rampung semua, lembaga adat tersebut akan di SK kan oleh bupati,” tambahnya.

Sementara, Makole Baebunta, Andi Masita Kampasu Opu Dg Tawelong, menyampaikan bahwa adat istiadat yang dipegang teguh oleh wija to Luwu menerapkan 4 pilar utama, lempu’, getteng, tongeng, edele’ yang artinya jujur tegas benar dan adil.

“Adat ini harus tetap dipegang teguh, agar dalam menata masyarakat khususnya lembaga adat yang ada dapat menjadi pengayom dalam masyarakat,” ucapnya.

Sementara, salah seorang Pemerhati Adat Budaya, Abdullah, sebagai panelis dalam pertemuan tersebut menyampaikan meski memang ada beberapa desa yang telah memiliki kelembagaan adat. Namun memang mengatur hingga membuat perdes tentang adat.

“Belum ada perdes dibuat disetiap desa tentang adat budaya,”

Menurutnya, Makole Baebunta yang menjadi lembaga adat menaungi lembaga adat yang ada di kabupaten luwu utara. yang seharusnya setiap lembaga adat dan desa menjadikan kemakolean baebunta sebagai corong bahkan hingga tingkat desa.

“Karena memang wilayah Kemakolean Baebunta ini, meliputi seluruh wilayah Kabupaten Luwu Utara. Nanti sebagai tempat koordinasi semua lembaga adat desa di seluruh wilayah Luwu Utara,” ujarnya. (*)

Komentar