Aziz Qahhar Muzakkar : Bicara Politik di Masjid Itu Perlu

Jumat , 01 Juni 2018 04:30 - Penulis : | Editor : Rizal

INPUTSULSEL.com, LUWU UTARA — Abdul Aziz Qahhar Muzakkar menegaskan bahwa berbicara politik di Masjid itu perlu. Sebab sesungguhnya politik itu adalah mengambil kekuasaan untuk kemaslahatan orang banyak.

Hal tersebut disampaikan Aziz Qahhar Muzakkar Calon Wakil Gubernur nomot urut 1 (satu) saat ceramah ramadhan di Masjid Nur Maryam Desa Baebunta Luwu Utara, Kamis 31 Mei 2018, malam.

Menurutnya, ada pernyataan yang keliru sebagian diantara ustad bahwa tidak boleh berbicara politik di masjid. Padahal di dalam Al Quran sendiri ada banyak ayat yang berbicara tentang kekuasaan.

“Sebagai contoh, Ulil Amri Minkum. Artinya kita diperintahkan Al Qur’an untuk taat kepada pemimpin. Itu artinya Islam juga banyak bicara politik atau kekuasaan. Dimana disampaikan ayat ini, ya bisa di dalam Masjid,” kata Aziz Qahhar.

Yang salah itu, sesuai aturan KPU adalah dilarang berkampanye. Mengajak orang memilih salah satu calon di dalam Masjid.

“Sepanjang saya ceramah, saya tidak pernah meminta untuk memilih saya. Walaupun Saya adalah salah satu calon wakil gubernur sulsel,” ucap pasangan calon gubernur Nurdin Halid.

“Kita harus memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui ceramah di Masjid bahwa politik itu sangat penting menuju kekuasaan yang berkeadilan,” pungkasnya. (*)

Komentar