6 Bulan Sakit, Warga Lutim Dijemput Langsung Prof Nurdin

Rabu , 23 Mei 2018 13:33 - Penulis : | Editor : Rani
Nurdin Abdullah (kanan) saat menjemput Alimuddin. FT: IST
Nurdin Abdullah (kanan) saat menjemput Alimuddin. FT: IST

INPUTSULSEL.com, Luwu Timur — Calon Gubernur Sulsel Nomor urut 3, Nurdin Abdullah, Rabu (23/05) pagi menjemput langsung Alimuddin (50), seorang warga transmigrasi asal Bone yang berdomisili di Desa Mantadulu Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur.

Alimuddin 6 bulan lalu (29/12/2017) mengalami patah kaki akibat tertimpa pohon tumbang saat sedang bekerja di kebun sawit milik warga sekitar. Selama 6 bulan itu, Ali hanya pasrah berdiam di rumah dengan pengobatan tradisional seadanya lantaran terhalang oleh kondisi ekonomi keluarga.

Nurdin Abdullah yang sedang melakukan kunjungan silaturahim bersama masyarakat Wotu beberapa waktu lalu menyempatkan diri untuk melihat kondisi Ali. Rasa iba akhirnya memutuskan Nurdin untuk menawarkan perawatan medis di rumah sakit namun keluarga memutuskan untuk merawat ayah tiga orang anak itu di rumah.

Keputusan keluarga berubah, Nurdin yang menerima kabar persetujuan dari keluarga Alimuddin saat berada di Kabupaten Enrekang langsung menunda kepulangannya ke Kota Makassar dan memutuskan untuk menjemput Ali dan Keluarga di Luwu Timur.

Nurdin bertolak dari bandara Lagaligo Bua, Luwu menggunakan Helikopter menuju ke Lapangan Desa Kalaena kiri Kecamatan Kalaena Kabupaten Luwu Timur. Tiba di lapangan, Nurdin menghampiri Ali yang sebelumnya sudah berada di dalam sebuah mobil bersama keluarganya. Ali yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani didampingi Nurdin Abdullah menuju ke dalam helikopter yang membawanya terbang ke Makassar dengan bantuan tongkat dan kaki terbalut penyangga bambu.

“Sebelumnya saya menolak karena alasan biaya, tapi Prof yakinkan untuk tidak khawatir makanya keluarga setuju. Dari sakit cuma di rumah pake perawatan tradisional (urut) dan sekarang saya bersyukur sekali sudah dibantu sama prof,” ungkap Ali sebelum diberangkatkan ke Kota Makassar.

Sesuai rencana, Alimuddin akan menjalani operasi bedah tulang kaki di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusudo dengan penanganan dari dokter spesialis bedah tulang. Seluruh biaya pengobatan selama berada di Makassar akan ditanggung sepenuhnya oleh Nurdin Abdullah.

“Pak ali akan ditangani langsung oleh dokter spesialis. Biasanya harus menunggu lama harus antri dulu sama pasien-pasien lain untuk masuk ruang operasi dan kita bersyukur pak ali tidak perlu menunggu lama, karena tim dokter di Makassar sudah siap,” pungkas Nurdin. (Rls)

Komentar