Warga Luwu Utara Protes : Harga BBM Pertalite Naik Lagi, Premium Langka

Selasa , 27 Maret 2018 09:23 - Penulis : | Editor : Rizal
Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

INPUTSULSEL.com, MASAMBA — Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite sebesar Rp 200.

Kenaikkan tersebut merupakan yang kedua kalinya di tahun 2018. Sehingga hal tersebut diprotes warga Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Mereka menilai, kebijakan tersebut sangat merugikan masyarakat kecil di daerah.

Misalnya Warga Barbunta Luwu Utara, Sahrim menilai kenaikan Pertalite Rp 200 per liter bagi masyarakat kelas menengah ke atas mungkin saja tidak jadi masalah.

“Kelihatannya memang kecil hanya Rp 200, tapi bagi kami masyarakat yang kurang mampu pasti sangat merasakan. Apalagi saya hampir tiap hari membeli Pertalite,” kata Sahrim, Selasa 27 Maret 2018.

Menurut Sahrim, sebenarnya tidak masalah dengan adanya kenaikan Pertalite seandainya ketersediaan BBM jenis premium di SPBU selalu ada.

“Adaji bensin (Premium) harganya lebih murah, hanya Rp 6.450 per liter. Tapi susah sekali dapat, setiap datang ki selalu habis, ” sesalnya.

Diketahui, kenaikan tersebut berlaku sejak tanggal 24 Maret 2018 di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) seluruh Indonesia. (*)

Komentar