Survei ISS Sebut 77,7 Persen Warga Sulsel Tak Mau Dinasti Politik Berkuasa

Senin , 05 Maret 2018 14:07 - Penulis : | Editor : Rani
Ucok Sky Khadafi. FT: IST
Ucok Sky Khadafi. FT: IST

INPUTSULSEL.com, MAKASSAR — Lembaga Indo Survei dan Strategy (ISS) melihat isu politik dinasti masih manjadi perbincangan hangat dalam pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2018. Berdasarkan survei ISS, 20,1 persen warga menggunjingkan isu politik dinasti di Pilgub Sulsel, yang diikuti dinasti keluarga Yasin Limpo.

“Hal ini perlu menjadi warning bagi Ichsan Yasin Limpo yang merupakan keluarga dinasti Yasin Limpo. Ini bisa menjadi kelemahan bagi lchsan Yasin Limpo,” kata Direktur ISS Kayono Wibowo, Minggu kemarin, 4 Maret 2018.

Dalam temuan surveinya, terkait dengan isu dinasti politik, meski hanya 20,1 persen yang pernah mendengar, tetapi dari jumlah tersebut 63,9 persen memahami makna politik dinasti.

Dari jumlah yang pernah mendengar politik dinasti tersebut, ada 77.7% yang tidak menginginkan politik dinasti berkuasa. “Ini menjadi sinyal peringatan, bahwa ada potensi penolakan” ungkapnya.

Direktur Center for Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi mengatakan, jika politik dinasti berkuasa, akan membuat kerugian negara semakin tinggi. Politik dinasti, memang memungkinkan menjadi pemenang pemilu karena basis massa mereka mengakar di bawah.

“Jaringan juga banyak. Dan masyarakat tertunduk,” ujarnya.

Berdasarkan catatan Uchok, akibat politik dinasti di Sulsel, saat kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo dari 2008-2017, kerugian rata-rata per tahun wilayah tersebut mencapai Rp 31,5 miliar.

“Kerugian dari kebocoran. Ada yang dari proyek pembangunan dan lainnya,” ucapnya,” (RLS/AG).

 

Komentar