Sebuah Inovasi, Ketua KTNA Baebunta Perkenalkan Alat Pembasmi Tikus Sawah

Jumat , 02 Maret 2018 13:16 - Penulis : | Editor : Rizal
Ketua KTNA Baebunta Kostan,  bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Armiadi saat uji coba alat pembasmi tikus sawah
Ketua KTNA Baebunta Kostan, bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Armiadi saat uji coba alat pembasmi tikus sawah

INPUTSULSEL.com, LUWU UTARA — Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Baebunta, Kostan memperkenalkan sebuah inovasi alat untuk membasmi tikus di sawah yang selama ini merusak tanaman padi.

Alat pembasmi tikus itu diperkenalkan saat sejumlah petani mengikuti pelatihan penggunaan pupuk secara berimbang di tengah persawahan Desa Baebunta Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara.

Alat pembasmi tikus tersebut cukup sederhana dan biaya pembuatannya terbilang murah atau terkangkau.

Dimana komponen yang digunakan berupa pipa kecil dibentuk seperti alat semprot, kemudian disambungkan dengan selang dan tabung gas elpigi 3 kilogram.

“Sebenarnya alat ini digunakan oleh orang di Toraja untuk bakar babi. Pas saya liat, saya befikir kayaknya cocok untuk basmi tikus sawah. Pas saya coba ternyata sangat bagus,” jelas Kostan, 1 Maret 2018.

Saat itu juga langsung di praktekkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Luwu Utara Armiadi. Ia mengatakan inovasi seperti ini harus ditularkan kepada petani lainnya. “Apalagi pak kostan ini kan KTNA,” ucap Armiadi.

Cara penggunaannya, terlebih dahulu mencari sasaran lubang tempat tikus bersembunyi. Gas dibuka kemudian dipantik api, selanjutnya ujung moncong yang mengeluarkan api dimasukkan kedalam lubang tikus tersebut.

Diketahui, usai praktek penggunaan alat pembasmi tikus tersebut beberapa petani yang hadir langsung memesan alat tersebut kepada pak kostan sebagai orang yang memperkenalkan alat itu. (*)

Komentar