Dialog Kebangsaan Hukum dan Politik KAHMI Luwu Utara, Begini Pesan Hamdan Zoelva

Sabtu , 10 Februari 2018 01:19 - Penulis : | Editor : Rizal
Dialog Kebangsaan. FT: doc.inputsulsel.com
Dialog Kebangsaan. FT: doc.inputsulsel.com

INPUTSULSEL.com, MASAMBA — Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Luwu Utara gelar dialog kebangsan hukum dan politik dengan tema Supremasi hukum ditahun politik berlandaskan kearifan lokal.

Pembicara dialog adalah mantan ketua mahkamah konstitusi (MK) Hamdan Zoelva, serta moderator ketua KIP Sulsel Azwar Hasan.

Kegiatan yang digelar di palataran rumah jabatan bupati Luwu Utara tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan, Jumat 9 Februari 2018 pukul 20.00 wita.

Hamdan Zoelva yang juga mantan aktivis HMI tersebut berpesan bahwa untuk mewujudkan demokrasi yang baik maka harus memenuhi dua prasyarat, yakni tingkat kecerdasan dan tingkat kesejahteraan.

“Jika keduanya sudah terpenuhi maka kecenderungan untuk berlaku curang atau melanggar dalam dalam setiap pemilihan akan hilang,” paparnya.

Maka dengan demikian lanjut Hamdan, dengan sendirinya akan lahir pemimpin yang ideal yang dapat memenuhi kebutuhan rakyat.

“Saya yakin jika komponen kedua terpenuhi maka rakyatlah yang akan mengumpulkan uang untuk memilih pemimpinnya. Tapi untuk saat ini justru masyarakat menunggu duit dari politisi,” ujarnya.

Menurutnya, solusi untuk saat ini agar demokrasi sedikit lebih baik maka palang pintunya adalah penegakan supremasi hukum.

“Walau dua prasyarat itu kurang akan tetapi penegakan hukum baik maka dapat mengimbangi proses demokrasi yang baik,” pesannya.

 

Komentar