“Kampung Coklat” Destinasi Wisata di Desa Batu Alang Luwu Utara

Senin , 09 Oktober 2017 21:38 - Penulis : Rani | Editor : Rizal

INPUTSULSEL.com, MASAMBA — Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan yang bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin Tahun 2017 menggelar Seminar Pembuatan Master Plan Kampung Kakao Desa Batu Alang Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara di Aula Bappeda, (Senin/09/10).

Sebagaimana diketahui Kakao merupakan salah satu komoditi unggulan di Kabupaten Luwu Utara dengan luas areal kakao tahun 2016 yakni 38.127,60 Ha dengan produksi sebanyak 26.120,85 ton.

Dari luas areal tersebut 10.820,80 Ha ada di Kecamatan Sabbang khususnya Desa Batu Alang. Yang merupakan salah satu desa di Luwu Utara yang 99% wilayahnya masih ditanami kakao dengan luas areal 427,08 Ha.

Sekretaris Daerah H. Abdul Mahfud mengatakan pembuatan master plan kampung kakao adalah pilot project peningkatan produksi berskala cluster kawasan sekaligus pengembangan wisata berbasis kakao kedepan.

“Kegiatan ini mengarah kepada pemberdayaan petani kakao perlu terus digalakkan, agar dapat mengkader petani mengatasi setiap permasalahan secara kreatif,” ucap mantan Kadis Perkebunan Lutra ini.

Kegiatan ini diharapkan agar dapat membangkitkan animo masyarakat untuk menanam kembali kakao. Dilihat dari analisa, kakao lebih menguntungkan dibanding dengan kelapa sawit.

“Peran SKPD terkait untuk berkomitmen meningkatkan produktivitas kakao khususnya di Desa Batu Alang Kecamatan Sabbang sebagai destinasi wisata Kampung Kakao mengingat berbagai macam makanan dan minuman yang terbuat dari kakao itu sendiri,” pungkas Mahfud. (HMS)

Komentar