Wah, Ternyata Kasus Narkotika Paling Banyak Ditangani Kejari Luwu Utara

Senin , 14 November 2016 21:28

Barang bukti berupa narkoba yang dimusnahkan oleh Kejari Luwu Utara (foto; Ansar Gama)

Barang bukti berupa narkoba yang dimusnahkan oleh Kejari Luwu Utara (foto; Ansar Gama)

INPUTSULSEL.com, LUWU UTARA — Terhitung sejak Mei sampai November 2016 Dari 61 item perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap Kejaksaan Negeri Luwu Utara, 41 diantaranya merupakan perkarkara tindak pidana penyalahgunaan Narkotika.

Hal itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu Utara, Andi Mirnawati saat pemusnahan barang bukti dihalaman Kejari Luwu Utara, Senin (14/11). Menurutnya dari beberapa kali pemusnahan barang bukti sejak 2 tahun terakhir kasus Narkotika selalu mendominasi.

“Setiap tahunnya, barang bukti yang paling banyak dimusnahkan selama 2 tahun disini adalah Narkotika, kecuali awal-awal saya disini yang dimusnahkan senjata rakitan papporo,” kata Mirnawati.

“Semoga kedepan persoalan narkoba di Luwu Utara bisa berkurang, Karena yang menjadi korban adalah masyarakat itu sendiri,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Luwu Utara, Muhammad Thahar Rum menyampaikan bahwa Narkotika sudah menjadi bahaya laten untuk masyarakat Luwu Utara dan bisa dilawan secara bersama.

“Kita sangat prihatin, karena saat narkoba telah menjadi bahaya laten untuk masyarakat Luwu Utara, karena setiap hari di tangkap dan setiap hari juga bertambah, untuk itu dibutuhkan kerjasama semua untuk melawan itu,” ungkapnya.

Untuk diketahui, barang bukti hasil tindak pidana narkotika yang dimusnahkan oleh Kejari Luwu Utara yakni, Sabu-sabu 25,91 Gram, obat Jenis G 700 butir, alat hisap sabu, alat timbang dan 4 Handphone.

 

 

Penulis : Ansar Gama | Editor : Ari

Komentar