Pemkab Lutra Lakukan Pemetaan PNS, Bendahara Desa Dijabat PNS

Kamis , 09 Juni 2016 16:15

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani

INPUTSULSEL.com, LUTRA — Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berencana akan melakukan pemetaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup pemerintah kabupaten Luwu Utara (Lutra). Ini dimaksudkan untuk lebih mengefisienkan kinerja bagi setiap PNS serta upaya peningkatan kualitas sumberdaya bagi setiap aparatur sipil negara.

Hal ini diungkapkan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat ditemui diruang kerjanya. Dimana Ia menjelaskan, saat ini telah menjadi issu nasional banyaknya PNS yang kurang produktif, bahkan pemerintah pusat berencana akan melakukan pengurangan PNS untuk mengefektifkan kinerja dan penghematan anggaran. Untuk itu pemerintah Lutra menindak lanjuti hal tersebut dengan cara melakukan pemetaan PNS, agar seluruh PNS yang ada dapat difungsikan sebagai mana mestinya.

“Bahkan untuk sekarang ini ada beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terjadi penumpukan PNS, sehingga pekerjaan yang dilakukan tidak efektif. Makanya kita lakukan pemetaan, kemudian nantinya akan dilakukan redistribusi PNS tersebut agar semuanya dapat bekerja secara efektif,” ucap Indah, (9/6).

Pemetaan tersebut nantinya akan melihat 4 kuadran, yang pertama, seorang PNS dilihat dari komptensi dan kinerjanya baik maka PNS tersebut bisa dipromosikan. Yang kedua, jika PNS memiliki kualifikasi rendah misalnya hanya tamatan SMA, tetapi kinerjanya baik, maka akan diikutkan pendidikan dan pelatihan.

“Yang ketiga, jika kualifikasi dan kompetensinya bagus akan tetapi kinerjanya rendah maka PNS tersebut akan kita rotasi, sebab bisa jadi posisinya yang sekarang tidak sesuai. Kemudian yang terakhir, jika ada yang kualifikasi, kompetensi dan kinerja rendah bisa saja kita usulkan untuk dipensiunkan dini, tapi semoga tidak ada yang seperti itu,” jelas Indah.

Untuk itu kata Indah, setelah pemetaan ini akan dilakukan redistribusi. PNS yang menumpuk di beberapa SKPD akan di lakukan distribusi, misalnya ke ketingkat Desa. Agar seluruh PNS tersebut dapat bekerja secara efektif yang juga akan membawa kepada pelayanan yang baik pula.

“Pastinya, Pemetaan ini nantinya akan kita lihat dari Kualifikasinya, seperti PNS yang tamatan SMP atau SMA, kita juga tidak mau mereka hanya bertumpuk diintansinya tanpa ada tugas dan pekerjaan yang jelas. Maka untuk memaksimalkan kinerja mereka, kita akan coba distribusikan ke desa desa untuk membantu pengelolaan Pemerintahan Desa,” ucap Indah.

Apalagi dengan bertambahnya kewenangan Desa, maka bertambah pula tanggungjawab desa. “Itu harus betu-betul dikelola dengan baik oleh orang yang berkompoten. Karena dari usulan kemarin bahwa Sekertaris dan bendahara Desa saja yang PNS, akan tetapi kita upayakan semua Kaur-kaur yang ada di Desa juga dijabat oleh PNS,” jelasnya.

Reporter : Ari

Komentar