Langkah Awal Mutasi, 24 Kepsek Bergeser

Selasa , 29 Maret 2016 03:45

ilustrasi (foto:net)

ilustrasi (foto:net)

INPUTSULSEL.com, LUTRA — Perlahan namun pasti, akhirnya gerbong mutasi mulai bergerak di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara (Lutra) dibawa kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lutra, Indah Putri Indriani dan Muhammad Thahar Rum.

Isu pergantian pejabat yang lazimnya di sebut mutasi ini pada pasca dilantiknya Indah Putri dan Thahar Rum, sempat menjadi trending topik pembahasan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan santer dibahas di tengah masyarakat.

Malah sempat dikabarkan bahwa gerbong mutasi dijadwalkan pada minggu kedua pasca pelantikan. Namun berdasarkan pertimbangan dan hasil konsultasi yang dilakukan Wakil Bupati, Thahar Rum pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) Region VI Sulsel dan Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel dan Pemprov Sulsel, membuat mutasi baru dapat terlaksana di akhir Maret ini.

Hasil konsultasi tersebut menyatakan bahwa Pemkab Lutra diperbolehkan laksanakan mutasi, akan tetapi terlebih dahulu melakukan pemetaan kebutuhan organisasi dan memperhatikan syarat kepangkatan, latar belakang ke ilmuan, kompetensi serta pertimbangan subjebtif kepala daerah dalam pelaksanaan visi-misi dan khusus untuk eselon II harus ada rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Dari pertimbangan, akhirnya kita baru bisa lakukan rotasi pejabat saat ini. Kita awali dari 24 Kepala sekolah terlebih dulu, karena mengingat butuh persiapan jelang pelaksanaan Ujian Negara (UN) dan posisi tersebut bukan jabatan struktural tapi tugas tambahan saja,” kata Bupati, Indah Putri Indriani, Senin (28/3).

Menurutnya, dilakukannya penyegaran jabatan ini untuk memaksimalkan pelayanan pendidikan menjelang memasuki tahapan UN dan Indah Putri berpesan kepada 24 Kepsek yang baru agar selalu menjaga integritas, bersungguh-sungguh dalam bekerja, dan maksimal memberikan pelayanan.

“Saya berharap saudara yang ditunjuk sebagai pimpinan dimasing-masing sekolah agar bisa bekerja secara sungguh-sunnguh dan bisa menjaga integritas, apalagi saat ini UN sudah dekat jadi semuanya harus bisa bekerja secara cepat, baik, dan terukur, demi memajukan dunia pendidikan kita,” ujarnya

Sementara, pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pendidikan Lutra, Jasrum mengatakan, pergantian kepala sekolah yang dilakukan ini adalah bentuk penyegaran lantaran di Lutra masih banyak Kepsek yang berstatus pelaksana tugas dan banyak pula Kepsek yang sudah lama menjabat hingga 9 tahun.

“Bagi ASN mutasi itu hal biasa dan rotasi Kepsek ini adalah bagian dari penyegaran saja karena ada beberapa faktor yangmenjadi pertimbangan sehingga dari itu sudah perlu dilakukan pergantian agar dunia pendidikan kita kedepan bisa lebih baik,” ucapnya.

Reporter: Ansar Gama

Komentar